Kamis, 11 Juli 2013

CONTOH ABSTRAK SKRIPSI PTK

Abstrak


Nama:    Torik Hanifan,        NIM:     0929300021, Judul Skripsi: Peningkatan Kemampuan Siswa dalam Memahami Kisah Nabi  Isa A.S. dengan Menggunakan Metode STAD (Student Teams Achievement Division)  (PTK di Kelas V SDN Singapadu Kec. Curug Kota Serang).

Pembelajaran PAI di sekolah merupakan hal yang sangat penting sekali bagi peserta didik. Tujuan pembelajaran PAI di sekolah dasar adalah untuk peningkatan potensi spiritual dan membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Berdasarkan pengalaman mengajar Pendidikan Agama Islam materi kisah Nabi Isa a.s. pada siswa kelas V SDN Singapadu Kecamatan Curug Kota Serang masih rendah. Siswa-siswi  masih kurang mampu dalam memahami kisah Nabi Isa a.s. Untuk itu diadakan penelitian dengan menggunakan metode STAD.
Melatarbelakangi hal di atas, maka rumusan masalahnya adalah; 1) Apakah penerapan pembelajaran kooperatif metode STAD dapat meningkatkan aktivitas siswa Kelas V SDN Singapadu Kec. Curug Kota Serang dalam memahami kisah nabi  Isa a.s.?; 2) Apakah penerapan pembelajaran kooperatif metode STAD  dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami kisah Nabi  Isa a.s. pada siswa Kelas V SDN Singapadu Kec. Curug Kota Serang?
Penelitian ini bertujuan untuk; 1) mengetahui keaktifan siswa dalam belajar PAI materi kisah Nabi  Isa a.s. pada siswa Kelas V SDN Singapadu Kecamatan Curug Kota Serang; 2) mengetahui  kemampuan siswa dalam memahami kisah Nabi Isa a.s. pada siswa Kelas V SDN Singapadu Kecamatan Curug Kota Serang.

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Instrumen penelitian menggunakan tes, pedoman observasi dan pengamatan. Data diperoleh dari subyek penelitian siswa sebanyak 39 orang terdiri dari 19 orang laki-laki dan 20 orang perempuan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran PAI tentang memahami kisah Nabi Isa a.s. dengan menggunakan metode STAD mulai dari perencanaan yang tepat, pelaksanaan yang sesuai dengan prosedur penelitian serta pengamatan, dihasilkan aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat dengan sangat baik. Nilai rata-rata aktivitas siswa pada siklus I 68,66 atau sekitar 46,15% yang mencapai KKM meningkat pada siklus II menjadi 87,61 atau sekitar 100% siswa mencapai KKM. Begitu juga dengan hasil belajar siswa, nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I 69,08 atau sekitar 51,28% yang mencapai KKM, meningkat pada siklus II menjadi 81,69 atau 100% siswa mencapai KKM.       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar