Abstrak
Nama: Torik
Hanifan, NIM: 0929300021, Judul Skripsi: Peningkatan
Kemampuan Siswa dalam Memahami Kisah Nabi Isa A.S. dengan Menggunakan Metode STAD (Student
Teams Achievement Division) (PTK di Kelas V SDN Singapadu
Kec. Curug Kota Serang).
Pembelajaran PAI di sekolah merupakan hal yang sangat
penting sekali bagi peserta didik. Tujuan pembelajaran PAI di sekolah dasar
adalah untuk peningkatan potensi spiritual
dan membentuk peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa
kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Berdasarkan pengalaman mengajar
Pendidikan Agama Islam materi kisah Nabi Isa a.s. pada siswa kelas V SDN
Singapadu Kecamatan Curug Kota Serang masih rendah. Siswa-siswi masih kurang mampu dalam memahami kisah Nabi
Isa a.s. Untuk itu diadakan penelitian dengan menggunakan metode STAD.
Melatarbelakangi hal di atas, maka rumusan masalahnya
adalah; 1) Apakah penerapan pembelajaran
kooperatif metode
STAD dapat meningkatkan aktivitas siswa Kelas V SDN Singapadu Kec.
Curug Kota Serang dalam memahami kisah nabi
Isa a.s.?; 2) Apakah penerapan pembelajaran kooperatif metode STAD dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam
memahami kisah Nabi Isa a.s. pada siswa
Kelas V SDN Singapadu Kec. Curug Kota Serang?
Penelitian ini bertujuan untuk; 1) mengetahui keaktifan
siswa dalam belajar PAI materi kisah Nabi
Isa a.s. pada siswa Kelas V SDN Singapadu Kecamatan Curug Kota Serang;
2) mengetahui kemampuan siswa dalam
memahami kisah Nabi Isa a.s. pada siswa Kelas V SDN Singapadu Kecamatan Curug
Kota Serang.
Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas
(PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Instrumen penelitian menggunakan tes,
pedoman observasi dan pengamatan. Data diperoleh dari subyek penelitian siswa sebanyak
39 orang terdiri dari 19 orang laki-laki dan 20 orang perempuan. Berdasarkan
hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran PAI tentang memahami
kisah Nabi Isa a.s. dengan menggunakan metode STAD mulai dari perencanaan yang
tepat, pelaksanaan yang sesuai dengan prosedur penelitian serta pengamatan,
dihasilkan aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat dengan sangat baik. Nilai
rata-rata aktivitas siswa pada siklus I 68,66 atau sekitar 46,15% yang mencapai
KKM meningkat pada siklus II menjadi 87,61 atau sekitar 100% siswa mencapai KKM.
Begitu juga dengan hasil belajar siswa, nilai rata-rata hasil belajar siswa
pada siklus I 69,08 atau sekitar 51,28% yang mencapai KKM, meningkat pada
siklus II menjadi 81,69 atau 100% siswa mencapai KKM.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar